Bio-elektrik/listrik hidup/gelombang listrik adalah
listrik/gelombang dinamis (hidup/bio) yang cara kerjanya tidak memakai
media/alat tertentu, karena listrik/gelombang ini hanya mempunyai satu pusat
perintah kerja yaitu otak. Dinamakan bio-elektrik berarti dia termasuk salah
satu bagian dari dimensi 4, dimana dalam dimensi ini tanpa batas ruang dan
batas waktu. Sama halnya dengan gelombang infra-merah, ultra-violet, gelombang
TV, gelombang radio, gelombang sinar (alpha), (beta) dan (gamma), dll.
Gelombang infra-merah dan ultra-violet terbesar dihasilkan dari
sinar matahari, gelombang TV, Radio, radar, dll dihasilkan dengan perangkat
elektronik. Sinar , dan dapat dihasilkan dari pemecahan bermacam-macam atom
yang ada di dunia.
Yang termasuk di dalam bio-elektrik ini ini ada 2 (dua) jenis;
dimana diantaranya pasti sempat membingungkan khalayak ramai yang memang
mencari tahu dan ingin mempelajari tentang apa arti tenaga dalam. Kedua jenis
bio-elektrik tersebut :
1.
Bio-Elektrik Murni
Maksud bio-elektrik murni disini adalah bio-elektrik yang
dihasilkan dari latihan gerakan-gerakan tertentu dan timbul dari manusia itu
sendiri.
Bio-elektrik ini kalau dilatih sendiri, untuk mencapai berpijarnya
listrik di seluruh tubuh (simpul-simpul listrik yang di dalam tubuh manusia ada
52 simpul listrik) memakan waktu 40-50 tahun.
Kenapa manusia dapat mempunyai bio-elektrik, hal ini dapat dijabarkan
sebagai berikut :
1.
Manusia itu mempunyai ion posisif dan negatif di dalam tubuhnya.
2. Dalam tubuh manusia banyak terdapat atom-atom yang juga terdapat di alam semesta.
3. Manusia adalah makhluk berakal budi sebagai khalifah Allah sehingga dapat menciptakan listrik, gelombang, radar, TV, laser, dsb.
4. Manusia adalah makhluk yang diciptakan paling sempurna oleh Allah sehingga jin dan khadam itu sebenarnya ada di bawah level manusia, juga makhluk-makhluk lain seperti binatang, tumbuhtumbuhan dan juga benda mati seperti batu, besi, dll.
2. Bio-Elektrik Tidak Murni
2. Dalam tubuh manusia banyak terdapat atom-atom yang juga terdapat di alam semesta.
3. Manusia adalah makhluk berakal budi sebagai khalifah Allah sehingga dapat menciptakan listrik, gelombang, radar, TV, laser, dsb.
4. Manusia adalah makhluk yang diciptakan paling sempurna oleh Allah sehingga jin dan khadam itu sebenarnya ada di bawah level manusia, juga makhluk-makhluk lain seperti binatang, tumbuhtumbuhan dan juga benda mati seperti batu, besi, dll.
2. Bio-Elektrik Tidak Murni
Bio-elektrik tidak murni adalah bio-elektrik yang dihasilkan bukan
dari tubuh manusia, tetapi memakai media lain yang terdapat di dunia ini. Hal
mana yang kita kenal dengan jin dan khadam, dimana jenis bio-elektrik ini dapat
dilatih sendiri dengan cepat, minimal 1 (satu) hari dapat mempunyai
bio-elektrik jenis ini.
Bio-elektrik tak murni dari manusia, adalah bio-elektrik yang
timbul/dihasilkan bukan dari diri manusia itu sendiri, disini kita sebutkan
misalnya dari jin (penunggu pohon, batu, makam, gunung, dll) dan khadam
(penjaga ayat suci).
Mengapa jin dan khadam itu termasuk bio-elektrik ? Hal ini dapat
dijelaskan sebagai berikut. Sejak dulu (sewaktu kita kecil), kita telah tahu
ada cerita dari orang tua kita, sebagai contoh adalah sebagai berikut.
Ada suatu tempat yang angker. Orang tua kita biasanya pesan kepada
kita, “Hati-hati kalau kamu lewat sana. Jangan macam-macam nanti kamu
celaka/sakit/kemasukan”, dan biasanya kalau kita pas lewat tempat tersebut
secara tidak sadar badan kita seperti merinding, orang sering mengatakan
“merinding bulu romaku”. Seperti halnya juga bila kita menggosok-gosokkan
penggaris ke rambut kita sendiri, kemudian kita dekatkan pada bulu di lengan
kita dan kita akan merasakan bahwa bulu lengan kita berdiri dan terasa di situ
ada aliran listrik.
Hal ini
merupakan salah satu sisi bahwa pada tempat tersebut terdapat listrik yang
tidak tampak. Hal mana apabila ada orang pintar yang dapat melihat dimensi 4
(dimensi tanpa batas ruang dan waktu) atau kita sebut orang tersebut mempunyai
mata batin/sukmo sejati, dia kalau jujur dan bijaksana akan mengatakan bahwa
ditempat tersebut ada makhluknya (makhluk tidak tampak/jin/khadam) !, dimana
mereka juga termasuk bio-elektrik (karena mereka juga hidup).
Dari kedua pernyataan tersebut di atas, kita sebenarnya sudah dapat mengetahui perbedaan-perbedaan antara keduanya. Kemudian bagaimanakah cara mengaktifkan keduanya ? Kok keduanya bisa muncul di dalam kancah ilmu pertenaga-dalaman yang akhir-akhir ini menjamur di negara kita ini ?
Dari kedua pernyataan tersebut di atas, kita sebenarnya sudah dapat mengetahui perbedaan-perbedaan antara keduanya. Kemudian bagaimanakah cara mengaktifkan keduanya ? Kok keduanya bisa muncul di dalam kancah ilmu pertenaga-dalaman yang akhir-akhir ini menjamur di negara kita ini ?
Dalam hal ini kami menyuguhkan beberapa hipotesa dan analisa dari
hasil yang telah dilaksanakan/dipraktekkan dan juga dilihat oleh para orang
pintar dari beberapa golongan keagamaan yang ada di Yogyakarta, hal mana mereka
semuanya mempunyai apa yang dinamakan mata batin/sukma sejati yang dapat
menembus ruang dan waktu. Hal ini kami lakukan dengan maksud agar orang awam
jangan sampai tertipu oleh perguruan-perguruan tenaga dalam yang menampilkan
sosok bio-elektrik yang murni. Dan juga penilaian umum agar obyektif, dimana di
antara keduanya (bio-elektrik murni dan tidak murni) ada keuntungan dan
kerugiannya.
Namun sebelumnya akan kami beberkan/ceritakan dari mana
bio-elektrik tersebut muncul.
Bio-Elektrik
Murni
Bio-elektrik ini dapat dilakukan dengan sebelumnya melatih
beladiri fisik dengan proporsi yang maksimal (kalau silat sampai takaran
pendekar), kemudian untuk mendapatkan bio-elektrik murni :
1. Melatih nafas dengan konsentrasi tinggi dengan tidak boleh
mmejamkan mata. Karena dengan memejamkan mata, konsentrasi akan menurun dan
dapat menyebabkan pikiran kosong sehingga akan membuka jalan masuknya makhluk
lain atau jin.
2. Melatih jurus. Dimana jurus tersebut gunanya untuk mengaktifkan
ke-52 simpul syaraf bio-elektrik.
3. Dengan metode “karena aksi maka ada reaksi”. Aksi, dari murid
yang menyimpan nafas, kemudian bio-elektrik pelatih yang di depan yang
bio-elektriknya lebih padat dari bio-elektrik murid, akan beraksi membalikkan
bio-elektrik murid itu sendiri, sehingga mengakibatkan terjadinya benturan dua
gelombang yang menjadikan bio-elektrik sang murid bertambah padat atau tinggi
intensitasnya (panjang gelombang lebih pendek, amplitudonya lebih besar).
4. Ada
pembimbing yang mengetahui bio-elektrik murni dengan benar dan jujur (tidak
menipu). Karena ada guru beladiri yang tidak tahu/tidak dapat melihat
bio-elektrik murni atau tidak murni, tetapi asal bilang, bahwa punya dia adalah
bio-elektrik murni (tidak mempunyai referentor lain).
5. Tidak diisi atau disyarati.
5. Tidak diisi atau disyarati.
6. Tidak menyimpang dari ajaran agama.
Bio-Elektrik Tidak Murni (Dari Jin)
Disini akan kita terangkan masuknya jin ke dalam tubuh manusia,
baik itu disengaja oleh manusia itu sendiri atau tidak disengaja.
1. Berpuasa berturut-turut, 3 hari, 21 hari, 40 hari dengan
terakhir “ngebleng” dan membaca mantera/aji-aji yang dipergunakan untuk ilmu
yang sakti.
2.
Kungkum (berendam) di kali/tempuran, karena menginginkan sesuatu (ingin bertemu
dengan Sunan Kalijaga almarhum, misalnya).
3. Memasang susuk atau memasukkan emas, intan, besi, dll.
4. Air putih/kembang yang dimanterai dan diminumkan.
5. Membawa rajah atau tulisan Arab atau tulisan lain.
6. Meditasi/semedi/mengosongkan pikiran.
7. Ilmu turunan (eyangnya mempunyai ilmu dan kemudian diturunkan kepada anak/ cucu yang dia sukai/sama wataknya dan penurunan ilmu tersebut terkadang tanpa diketahui sang anak/cucunya).
8. Latihan dengan gerak dan jurus tiap hari sebanyak sekian kali (yang disuruh oleh gurunya), dan kadang-kadang ditutup dengan puasa atau khataman/ syukuran dengan menyembelih semacam kurban (ayam misalnya) dan dibacakan manteranya. Sebagai catatan :
3. Memasang susuk atau memasukkan emas, intan, besi, dll.
4. Air putih/kembang yang dimanterai dan diminumkan.
5. Membawa rajah atau tulisan Arab atau tulisan lain.
6. Meditasi/semedi/mengosongkan pikiran.
7. Ilmu turunan (eyangnya mempunyai ilmu dan kemudian diturunkan kepada anak/ cucu yang dia sukai/sama wataknya dan penurunan ilmu tersebut terkadang tanpa diketahui sang anak/cucunya).
8. Latihan dengan gerak dan jurus tiap hari sebanyak sekian kali (yang disuruh oleh gurunya), dan kadang-kadang ditutup dengan puasa atau khataman/ syukuran dengan menyembelih semacam kurban (ayam misalnya) dan dibacakan manteranya. Sebagai catatan :
Mantera adalah memanggil jin yang berguna untuk sesuatu yang kita
inginkan (kebal misalnya).
Meditasi/semedi/menyatukan diri dengan alam. Sebenarnya manusia
itu adalah makhluk yang tinggi derajatnya di hadapan Allah, tapi dengan
menyatukan diri dengan alam maka derajat kita akan turun, sehingga levelnya
sudah di bawah manusia yang normal sebagai makhluk yang diciptakan paling
tinggi derajatnya. yang akhirnya dapat menyebabkan pikiran menjadi kosong.
Mengosongkan pikiran. Dengan adanya pengosongan pikiran akan
membuka tabir pembatas dimensi-3 (manusia) dan dimensi-4 (jin), sehingga banyak
makhluk lain (jin) yang masuk ke dalam tubuh manusia, seperti kata orang tua
“jangan sering melamun (pikiran kosong) nanti kemasukan jin”. Dan itu betul !!
Keuntungan
dan Kerugian dari Bio-Elektrik Murni dan Tidak Murni
Keuntungan dari bio-elektrik tidak murni.
1.Sakti.
Orang Jawa bilang “ora tedhas tapak paluning pandhe sisaning gurinda, tinatah
mendat jinoro menter”. Artinya tidak apa-apa walaupun dibacok dengan senjata
tajam dan pukulan benda keras.
Dibakar api tidak apa-apa, disiram minyak mendidih tidak apa-apa, disiram air keras tidak apa-apa, memecah besi cor sampai 9 (sembilan) susunan, ditabrak mobil tidak apa-apa, ditembak dengan peluru bermesiu tidak apa-apa, dan lain-lain.
Dibakar api tidak apa-apa, disiram minyak mendidih tidak apa-apa, disiram air keras tidak apa-apa, memecah besi cor sampai 9 (sembilan) susunan, ditabrak mobil tidak apa-apa, ditembak dengan peluru bermesiu tidak apa-apa, dan lain-lain.
2.Dapat membuat orang lupa dan mengikuti kehendak kita (pelet,
sirep, hipnotis, dll).
3.Dapat memasukkan emas, intan, besi, dll ke dalam tubuh manusia
(susuk/santet).
Susuk :
dipergunakan untuk memenuhi keinginan yang dipasang susuk, entah itu
pengasihan, biar kelihatan cakep atau biar berwibawa/ditakuti.
Santet : dipergunakan untuk merusak sang korban yang diinginkan.
Santet : dipergunakan untuk merusak sang korban yang diinginkan.
4.
Keuntungan-keuntungan lain yang banyak.
Keuntungan bio-elektrik murni.
Keuntungan bio-elektrik murni.
Oleh karena yang dipergunakan adalah gelombang, maka gelombang
tersebut ada panjang gelombang dan amplitudonya (frekuensi). Oleh karena sinar
… (gamma) di dalam dunia kedokteran (medis) saja sudah dapat digunakan untuk
bermacam-macam hal khususnya pengobatan, apalagi bio-elektrik murni yang
mempunyai panjang gelombang lebih pendek dari panjang gelombang sinar (gamma)
dan aplitudonya lebih besar dari amplitudo gelombang sinar (gamma), sehingga
penggunaan di dalam pengobatan bio-elektrik ini lebih bermanfaat dari pada
pengobatan dengan menggunakan gelombang sinar (gamma) yang dihasilkan oleh
atom-atom tertentu. Ini telah kita buktikan dengan memberikan pengobatan kepada
umum.
Penyakit-penyakit yang telah berhasil diatasi : kanker, tumor,
kencing manis (gula), sirosis (pengerasan hati), jantung koroner atau kebocoran
klep, pemecahan batu ginjal dan lain-lain. Semua pengobatan dilakukan dengan
menggunakan gelombang-gelombang yang kita punyai, tidak disuruh minum air
putih, air kembang yang diisi, tidak ditembak dengan jurus (yang biasa
dipergunakan oleh perguruan tenaga dalam), dll yang tidak dapat dinalar oleh
akal.
Keuntungan lain :
1. Sehat.
2. Menurunkan emosi.
Kerugian bio-elektrik tidak murni (pakai jin)
1. Sering sakit-sakitan, entah nyeri di tangan, nyeri di dada,
nyeri di ulu hati, sakit jantung, ginjal, asma atau organ-organ lain atau
pusing yang tidak hilang-hilang. Dimana penyakit-penyakit tersebut sudah dicek
ke beberapa dokter tetapi tidak ada kemajuannya (dokter tidak mengetahui
penyebab-nya). Sakit tersebut disebabkan oleh jin yang ada di dalam tubuh orang
itu berontak, karena tidak pernah/jarang dilatih atau diaktifkan lagi.
2. Seseorang yang pingin masuk perguruan tenaga dalam karena sakit
parah (jantung, ginjal, kanker, misalnya), bukan tambah sembuh melainkan dapat
mengakibatkan tambah parah atau bahkan tidak tertolong lagi, Na’udzubillah
mindzalik. Karena jin yang ada di dalam tubuh orang tersebut tidak dapat
menyembuhkan penyakit yang dideritanya. Analoginya seperti halnya seorang
tukang ledeng (jin) disuruh membuat gedung lantai lima (penyakit) , – …ya
otomatis tukang ledeng (jin) tersebut berdiam diri dan bingung. …Lha wong bukan
profesinya.
3. Gila, ini karena tidak kuat menuntut ilmu. Hal ini disebabkan
hipokampus dan kelenjar hipofisa (yang mengatur seluruh fungsi organ tubuh)
dari orang tersebut sudah luka, lecet atau gosong, sehingga keseimbangan fungsi
tubuh tidak terkontrol dan mengakibatkan jin yang ada di dalam tubuh orang
tersebut akan menggunakan kesempatan untuk menguasai orang tersebut —> gila
!!
4. Dapat
menjadikan orang yang mentalnya tidak kuat menjadi sombong (karena
kesaktiannya).
Kerugian bio-elektrik murni.
Kerugian bio-elektrik murni.
1. “Tidak sakti”.
2. Setelah latihan capek.
Dengan artikel ini, masyarakat umum agar mengetahui betul beladiri
mana yang akan mereka cari, jangan sampai tertipu oleh beladiri yang mengaku
bahwa perguruannya menggunakan bio-elektrik murni, padahal mereka tidak dapat
membuktikan dengan nyata atau mereka tidak mempunyai “referentor” dari
perguruan lain atau orang lain yang dapat membuktikan adanya bio-elektrik murni
atau tidak murni, justru terkadang malah ditutupi kelemahannya.
Semoga dengan adanya tulisan ini, khalayak dapat memilih yang
sakti atau yang tidak sakti tapi aman dan yang dapat dinalar oleh akal sehat
sebagaimana kita mempunyai otak untuk berpikir. Apalagi kalau kita yang
mempunyai disiplin ilmu yang mengutamakan berpikir secara sehat dan normal,
sehingga fikiran kita tidak terganggu oleh adanya makhluk lain yang ada di
dalam tubuh kita dan yang penting kalau bisa tidak menyimpang dari ajaran agama





